Cahaya Ilmu, Penenang Qolbu

Mecari cahaya dalam cahaya

lilinqolbu

lilinqolbu - SIAPA YANG MENYANGKA ? | Mbah Ilyas Mojoranu


lilinqolbu - Ini cerita tentang seorang pria tua dari seorang anak kecil. Kisah soal shadaqah yang bisa mendatangkan rejeki Allah yang diturunkan melalui sentuhan seorang pengemis. Periatiwa langka untuk saat-saat ini.
Orang itu perpakain sederhana, bahkan cenderung dekil, (mohon maaf) kelihatan lebih mirip pengemis, seorang pria masuk ke pasar Brangkal. Pada pedagang dia meminta barang yang diinginkannya di lapak tersebut. Dengan senang hati si pedagang memberinya, bahkan beberapa pedagang lain berusaha merayu agar mampir ke lapaknya. Pria tersebut tidak menghiraukannya, kecuali lapak yang ingin dimintai sedikit dagangannya dia akan terus berlalu.
begitulah yang kami tahu. Sang Pengemis itu terlihat memilih siapa yang akan dimintainya. Pilihan bebas, sekehendak hatinya tanpa orang bisa memaksa atau merayunya. Saat lewat, para pedagang mungkin berdoa agar pengemis meminta dagangan, uang atau apapun yang diingini. Benar-benar seorang pengemis yang dinanti kedatangannya.
Kami yang masih anak-anak mengenalnya sebagai "Pengemis Pasar Brangkal". Sang pria tua itu memang sering ada di pasar saat ramainya jual beli waktu pagi hingga siang hari. Para pedagang selalu berharap agar orang tua meminta dagangannya karena setelah diminta barang dagangannya akan laris pada hari itu.
Demikian pula para tukang becak akan berebut mengantarkan jika pria berpakaian lecek itu hendak pulang. Para tukang becak berkeyakinan sama, akan dapat penghasilan banyak setelah ditumpanginya. Tampaknya rejeki selalu menghampiri pada siapapun yang pernah "menolongnya".
Tidak jarang, saat bermain bersama sepulang sekolah, kami bertemu dengannya. Namun kami tidak harus berdoa agar bisa bertemu dengannya. Ketika berpapasan dengan pria tua penumpang becak, kami akan meniriakkan kata, "wong ngemis njaluk jajane". Maka disuruhnya berhentilah becak, serta diberikannya makanan kecil yang dibawanya untuk diberikan pada kami. Tentu saja makanan kecil seperti jajan pasar, krupuk atau apa saja yang dibawanya adalah hasil minta di pasar. Tanpa ekspresi, jajan pasar itu diberikannya, tidak marah, tanpa senyum dan tanpa kata-kata.
Sungguh kami tidak tahu bahwa "pengemis pasar Brangkal" itu adalah seorang Kyai yang sangat di hormati. Orang Mojokerto mengenalnya sebagai Mbah Ilyas, kyai nyentrik asal Mojoranu Mojokerto. Banyak yang meyakini Mbah Ilyas memiliki kelebihan, salah satunya adalah apa yang dialami oleh pedagang dan tukang becak tersebut. Mungkin banyak profesi lain juga yang selalu mengharapkan "sentuhannya" pada pintu rejeki.
Sayangnya belum pernah mendengar cerita tentang orang yang menolaknya. Bagaimana bila Mbah Yas meminta kemudian tidak diberi oleh orang yang dimintai ?. Bila orang yang memberi akan mendapat rejeki lalu apa akan menjadi sebaliknya kalau tidak siberi ? Wallahu A'lam. Seoanjang menlalui masa kecil di desa belum pernah telinga ini mendengar kisah bala' beliau.
Mbah Yas meninggal pada usia sepuh, konon umurnya lebih dari 130 tahun. Rentang panjang perjalanan hidup belaiu itu mungkin yang mengikis kisah sebaliknya. Hampir tidak ada orang tidak mengharap didatanginya. Bukan hanya orang Jawa, etnis China di Mojokerto tidak ketinggalan menyambut datangnya Mbah Yas di depan lapaknya.
Sekarang sudah 29 tahun yang lalu, beliau wafat dengan membawa karomahnya. Sekarang kami rindu untuk meneriakkan "Wong ngemis njaluk jajane..!!"
Dan kini kita tahu bahwa Putra-putra beliau juga bukan orang sembarangan. Ada Mbah Mundzir (almarhum) dan KH Khusen Ilyas. KH khusen adalah kyai kharismatis Mojokerto yang sering di datangi oleh Gus Dur semasa masih hidup, sekarang Gus Khusen Ilyas dipercaya menjadi Rois Syuriyah PC NU Kabupaten Mojokerto.
Kedungsari, 18 Pebruari 2014

Sumber Fb Serpihan Catatan Ayuhanafiq

Keistimewaan Puasa pada Malam Jumat 10 Rajab


Lilinqolbu – Almarhum simbah Maimun Zubair, ulama kharismatik asal Sarang, Rembang, Jawa Tengah yang baru saja wafat beberapa bulan lalu saat melaksanakan ibadah haji di Mekkah, pernah menjelaskan tentang keutamaan puasa rajab. Menurut beliau, seperti dalam potongan video yang diunggah oleh akun Instagram Pondok Pesantren Al-Anwar, pesantren yang diasuh oleh mendiang mbah Maimun.
Mbah Moen menjelaskan, bahwa hari terbaik puasa rajab itu yang baik dilaksanakan selama sepuluh hari di bulan pertama bulan rajab. Namun, jika tidak kuat, boleh dikurangi hanya tanggal 1 dan 10 atau tanggal 10 saja. Boleh juga jika hanya dilakukan di tanggal 10 saja
Dalam ceramahnya, Mbah Moen menjelaskan bahwa hikmah dianjurkannya untuk melaksanakan puasa di tanggal 10 bulan Rajab tersebut adalah karena di malam jumat 10 rajab, dikisahkan dalam sejarah bahwa ayah dan ibu Nabi Muhammad Saw., Abdullah dan Aminah, malam pertamanya di hari tersebut. Sehingga, di malam tersebut, ditiupkanlah Nur Muhammad ke rahim ibunda Aminah sehingga dilahirkanlah kelak Nabi Muhammad Saw. kelak di bulan Rabiul Awal.
Selain itu, bulan Rajab sendiri memang diantara bulan-bulan mulia yang sudah ada sejak masa sebelum Islam. Kemudian, kemuliaan bulan ini dikuatkan kembali dengan diabsahkan dalam ajaran Islam sebagai bulan-bulan yang tidak diperbolehkan melakukan perang di masa itu, atau disebut Asyhuru al-Hurum. Selain itu, oleh ajaran Islam ditambah lagi bulan-bulan yang dimuliakan tersebut yaitu Sya’ban, Ramadhan, dan Syawal selain bulan Rajab, Dzul Qa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram.

Tentang kasus Gus muafiq, begini reaksi abah Hanif Muslih Mranggen


lilinqolbu - Media sosial akhir diramaikan dengan kasus pemotongan vidieo ceramah gus muafiq dan menjadi Viral, hal inipun membuat abah hanif muslih, pengasuh ponpes bereaksi,
beliau menulis status dalam Facebook sebagai berikut.

 Urun rembug, mudah2an bisa menyadarkan kita, apakah Gus Muwafiq salah dalam kata2nya yang menyebutkan Nabi Muhammad kecil pernah REMBES, atau sakit mata beliau
diantara temen kita ada yang membully sedemikian rupa, sepertinya dia telah menjatuhkan martabat Nabi, menghina Nabi, dan ada yang menggolongkannya boleh dibunuh Wal-Iyadhu Billah

Terimakasih Gus Muwafiq, antum telah banyak menyadarkan banyak orang untuk kembali ngaji kitab2 klasik, yang telah banyak ditinggalkan banyak orang pinter.
berikut kutipan nash2 kitab yang menjelaskan bahwa, Nabi Muhammad kecil ketika umur 7 tahun, beliau sempat sakit mata yang sangat amat "Romadun Syadidun", yang dimaknai oleh Gus Muwafiq dengan REMBES, simak baik2 berikut ini (ma'af tidak saya terjemah) :

ومنها ما ذكره ابن الجوزي من أنه صلى الله تعالى عليه وعلى آله وسلم أصابه رمد شديد سنة سبع من مولده فعولج في مكة فلم يفد العلاج فقيل لعبد المطلب إن في ناحية عكاظ راهبًا يعالج الأعين فركب إليه فناداه وديره مغلق فلم يجبه فتزلزل ديره حتى خاف أن يسقط عليه فخرج مبادرًا فقال يا عبد المطلب إن هذا الغلام نبي هذه الأمة ولو لم أخرج إليك لخرب على ديري فارجع به واحفظه لا يقتله بعض أهل الكتاب فعالجه وأعطاه ما يعالج به. وفي رواية أنّ الراهب 
أخرج صحيفة وجعل ينظر إليها وإلى رسول الله صلى الله تعالى عليه وعلى آله وسلم ثم قال هو والله خاتم النبيين ثم قال يا عبد المطلب هذا رمد قال نعم قال إن دواءه معه خذ من ريقه وضعه على عينيه فأخذ عبد المطلب من ريقه صلى الله تعالى عليه وعلى آله وسلم ووضعه على عينيه فبرئ لوقته.
ثم قال الراهب يا عبد المطلب وتالله هذا الذي أقسم على الله به فأبرئ المرضى وأشفي الأعين من الرمد.
[الكتاب: المنهل العذب المورود شرح سنن الإمام أبي داود - المؤلف: محمود محمد خطاب السبكي/ 9: 98-99]
• وفي السنة السابعة من مولده صلى الله عليه وسلم استقل بكفالته جده عبد المطلب وفيها اصابه صلى الله عليه وسلم رمد شديد وفيها استسقى عبد المطلب وهو صلى الله عليه وسلم معه بسبب رؤيا دقيقة وفيها خرج عبد المطلب لتهنئة سيف بن ذي يزن الحميري بالملك [الكتاب : السيرة الحلبية في سيرة الأمين المأمون - المؤلف : علي بن برهان الدين الحلبي/ 3 : 487]
• الباب الرابع فيما حصل له في سنة سبع من مولده
• قال الحافظ أبو الفرج ابن الجوزي في (الوفا) في سنة سبع من مولده صلى الله عليه وسلم أصابه رمد شديد فعولج بمكة فلم يغن فقيل لعبد المطلب: إن في ناحية عكاظ راهبا يعالج الأعين فركب إليه فناداه وديره مغلق فلم يجبه فتزلزل ديره حتى كاد أن يسقط عليه فخرج مبادرا فقال: يا عبد المطلب إن هذا الغلام نبي هذه الأمة ولو لم أخرج إليك لخر علي ديرى فارجع به
واحفظه لا يقتله بعض أهل الكتاب. ثم عالجه وأعطاه ما يعالج به. وألقي له المحبة في قلوب قومه وكل من يراه. 
عكاظ: بضم العين وآخره ظاء مشالة معجمة: مكان بقرب عرفات.
[الكتاب : سبل الهدى والرشاد، في سيرة خير العباد، وذكر فضائله وأعلام نبوته وأفعاله وأحواله في المبدأ والمعاد - المؤلف : محمد بن يوسف الصالحي الشامي / 2:134]
وكذا في سمط النجوم العوالي في أنباء الأوائل والتوالي لعبد الملك بن حسين بن عبد الملك العصامي المكي

Gus Muwafiq Jannur Ahmad mondok/belajar di mana?


lilinqolbu - Gus Mufafiq ulama yang sangat luas ilmu agamanya, sejarah secara runtut beliau ceritakan ketika berdakwah.

Namun akhir - akhir ini nama beliau rame di media sosial karena video salah satu ceramah beliau di cut/potong oleh orang - orang yang tidak bertanggung jawab.

walau begitu gus Mufafiq tetap klarifikasi dan dengan kerendahan hati memohon maaf.

Gus Muwafiq berasal dari Lamongan Jawa Timur. Mendapat didikan awal dari ayahnya, yang berguru di Pondok Pesantren Langitan, kepada Mbah Faqih, dari Mbah Abdul Hadi, dst. nyambung sampai ke Sunan Kalijaga.

Gus Muwafiq juga pernah mondok di Lirboyo, kakak seniornya Kiai Mukti Ali Qusyairi. Sekarang putri Gus Muwafiq pun sedang nyantri di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.

Beliau juga pernah mondok di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton. Mendapat sanad kitab Hikam Ibn Athaillah melalui kiai di Bungah Gresik yang ngaji kepada Hadratussyaikh KH. Masduqi Lasem. Info ini seperti diceritakan langsung Gus Muwafiq kepada Gus Atiq Hadi Masruri PP At-Taufiqi Wonopringgo Pekalongan.

Gus Muwafiq adalah seorang santri yang aktivis. Diantara teman perjuangannya selama puluhan tahun adalah Mbah Ompit Tawallani.

Gus Muwafiq juga mendapat didikan langsung dari Gus Dur. Tulisan tentang ini banyak tersebar di belantara medsos.

Dalam dunia akademik, Gus Muwafiq satu almamater dengan Kiai Ibrohim Nawawi. Bahkan menurut Bib Noval Kun Maliki, Gus Muwafiq pernah jadi pimred di salah satu media massa, atau wartawan senior.

Sedikitnya itu yang bisa saya infokan.

Ketika Kiai Khusein Ilyas Cium Tangan Mbah Maimun



lilinqolbu - KH Khusein Ilyas adalah kiai sepuh yang sangat disegani dan dihormati di Jawa Timur. Di pondoknya yang sederhana di Karangnongko, Mojokerto, hampir setiap hari banyak orang yang datang mulai silaturrahmi sampai meminta doa dan restu. "Siapa saja boleh datang ke pondok ini. Biar itu orang biasa, pejabat, tokoh agama, dan lain sebagainya, saya akan menerima dengan tangan terbuka," kata Kiai Khusen Ilyas, sebagaimana ditulis Fahmi Ali, aktivis pesantren.

Menjelang pilkada, caleg, dan pilpres, biasanya pondoknya selalu ramai didatangi orang-orang yang ingin minta restu, petunjuk, atau sekedar silaturahim. Tetapi beliau menolak jika dimintai dukungan. Beliau menyadari, beliau adalah panutan masyarakat terutama warga NU, jika beliau mendukung ini itu, beliau kasihan masyarakat yang kebingungan nantinya.

Kiai Khusein Ilyas adalah Rais Syuriah NU Cabang Kab. Mojokerto sejak 2003 hingga sekarang. Ada cerita dibalik pemilihannya sebagai rais syuriah, sebetulnya KH Husein Ilyas enggan dicalonkan dan memilih pulang ke pondok pesantren Nurul Hikmah yang diasuhnya.

Prinsip beliau, jangankan memegang jabatan tertinggi, jadi ranting saja tidak mau, ada tanggung jawab besar yang diemban pemangku jabatan tersebut.

Namun para pendukungnya berhasil meyakinkan KH Khusein bila kehadirannya sangat dibutuhkan NU. Beliau menyadari, NU didirikan para ulama dan banyak yang menghendaki agar KH. Khusein dicalonkan, akhirnya beliau pun menjadi rais syuriah NU cabang Kab. Mojokerto.


Silsilah

Menurut keterangan yang dihimpun, beliau adalah keturunan Ronggowarsito. Berikut silsilah beliau :

RONGGOWARSITO –> NUR FATAH –> NUR IBRAHIM –> SYEH YASIN SURAKARTA –> NUR NGALIMAN/ SENOPATI SUROYUDO –> MUSYIAH –> KH. ILYAS –> KH. HUSEIN ILYAS (MOJOKERTO). Sumber 

Pentingnya Belajar Kitab Qurotul Uyun Sebelum Berumah Tangga


lilinqolbuKitab Quratul ‘Uyun adalah kitab hubungan suami istri yang didalamnya membahas hal ihwal terkait walimah, waktu yang tepat untuk melangsungkan pernikahan, saat paling pas untuk bersetubuh, nasihat agar suami-istri saling menyayangi, serta tanggung jawab orangtua dalam mendidik anak.
Dengan kandungan yang padat dan berharga, kitab ini telah dipraktekkan para kyai, santri, dan masyarakat Islam pada umumnya berabad lamanya. Qurratul ‘Uyun merupakan khazanah kitab kuning yang masyhur di pesantren tradisional.
Sebuah panduan untuk menakhodai bahtera rumah tangga dan menuntun langkah dalam menelusuri lika-liku kehidupan seksual: mulai dari keutamaan menikah, memilih jodoh yang sesuai, adab bersetubuh dengan pasangan, posisi-posisi senggama yang paling nikmat, hingga pentingnya puncak kepuasan (orgasme) dicapai secara bersamaan oleh suami-istri.


Pengarang Kitab Qurotul Uyun

Kitab Qurrotul Uyun (Seni Bercinta Islami) adalah buah karya Syaikh Muhammad al-Tahami bin Madani. Selain itu, kitab ini juga pernah diuraikan dan dijelaskan oleh Syaih Qasim bin Ahmad bin Musa bin Yamun dalam bentuk syair.
Bagi masyarakat yang hidup di lingkungan pesantren, kitab ini bisa jadi sudah tidak asing lagi. Sebab beberapa pesantren mengajarkan kitab ini juga pada santri-santrinya.


Yang membedakan kitab ini dengan kamasutra dan buku-buku sejenisnya adalah adanya keserba-hadiran Tuhan dalam setiap aktivitas seks dalam Islam.
Jima’ atau hubungan suami istri bukan sekadar hubungan fisik lelaki dan perempuan saja, bukan pula sekadar ungkap cinta dan sayang antar dua anak manusia, akan tetapi juga hubungan spiritual yang melibatkan Tuhan dalam setiap doa yang terpanjat.

Cuplikan Hadits dalam Qurotul Uyun

Banyak hadits dalam kitab qurrotul uyun tentang bersenggama. Berikut ini salah satu contoh haditsnya:
“Apabila seseorang diantara kamu bersetubuh dengan isterinya maka janganlah ia menghentikan persetubuhannya itu sehingga isterimu juga telah selesai melampiaskan hajatnya (syahwat atau mencapai kepuasan) sebagaimana kamu juga menghendaki lepasnya hajatmu (syahwat atau mencapai kepuasan)”. (Hadits Riwayat Ibnu Addi).

Ilmu Qurotul Uyun

Kitab hubungan suami istri ini memuat 20 pasal yang membahas beragam topik yang berbeda tentang hubungan suami istri, mulai etika, tata cara, apa yang harus, bisa dan tidak boleh dilakukan, pernikahan, adab membangun rumah tangga yang baik, hak dan kewajiban suami istri, cara mendidik anak agar menjadi seseorang yang berbudi luhur dan lain sebagainya. Termasuk di dalam kitab ini dijelaskan pula doa-doa yang harus dipanjatkan oleh pasangan suami istri.


Berikut adalah pasal-pasal yang terkandung dalam kitab Quratul Uyun:
  • Pasal 1 Nikah dan Hukumnya
  • Pasal 2 Beberapa hal yang positif dalam nikah
  • Pasal 3 hal-hal yang perlu di upayakan dalam menikah
  • Pasal 4 mencari waktu yang tepat untuk melakukan hubungan intim
  • Pasal 5 sekitar penyelenggaraan pesta perkawinan(walimah)
  • Pasal 6 tentang tata krama melakukan hubungan intim
  • Pasal 7 tentang etika dan cara-cara yang nikmat dalam melakukan hubungan intim
  • Pasal 8 tentang berdandan dan kesetiaan istri
  • Pasal 9 tentang posisi,cara untuk mencapai puncak kenikmatan dan doa dalam bersetubuh
  • Pasal 10 tentang makanan yang perlu di jauhi saat sedang berbulan madu dan saat istri hamil
  • Pasal 11 beberapa hal yang harus di upayakan ketika hendal melakukan hubungan intim
  • Pasal 12 kewajiban suami terhadap istri dalam memberi nafkah bathin
  • Pasal 13 posisi dalam bersetubuh yang perlu di hindari
  • Pasal 14 batas-batas yang di haramkan dan di halalkan dalam hubungan intim dengan istri
  • Pasal 15 memilih waktu yang tepat dan hal-hal lainnya yang perlu di perhatikan dalam hubungan intim
  • Pasal 16 tata kerama orang yang sedang junub
  • Pasal 17 tentang tata kerama orang yang hendak bersetubuh dua kali dan hal-hal yang perlu di perhatikan dalam bersetubuh
  • Pasal 18 sumai istri harus saling memuliakan dan saling menghormati
  • Pasal 19 kewajiban suami terhadap istri dan seluruh anggota keluarganya dalam membina rumah tangga.
  • Pasal 20 suami dan istri wajib mendidik anaknya agar menjadi anak yang berbudi luhur

    Demikian uraian singkat mengenai kitab Quratul Uyun sebuah kitab yang membahas seluk beluk dan rahasia hubungan suami istri secara islami. Semoga bermanfaat . Masih penasaran dengan kitabnya ? Silahkan download pada link dibawah ini:

    Penting: Kitab ini berbentuk digital, jika anda menemukan link download yang error atau isi kitab yang tidak sesuai dengan teks aslinya silahkan komentar dibawah atau kirimkan email ke redaksi. Dan disarankan lebih baik membeli kitab yang berbentuk cetakan asli dari penerbit terpercaya sebagai bentuk kehati-hatian. Terima kasih. Sumber : Bengkah.com

Mengenal Mbah Gatot, Pahlawan pertanian.



Bengkah.com - sahabat bengkah adakah yanh kenal dengan Mbah  Gatot kenal surono?
Beliau adalah orang yang di tuduh kiri oleh orde baru.
Pernah di jebloskan ke penjara sepulang dari kuliah ikatan dinas  di china selama 4 tahun.
Gelarnya doktor. Tapi malah jadi seseorang pekerja pabrik karna susah mendapat kerja karna di cap orang kiri. Di bantu seorang uskup dia bekerja di pabrik penyulingan, itupun masih di racekin pensiunan tentara rekan sepabriknya. 

Akhirnya beliau di pecat.
Namun di pecat dengan hormat karna jasa nya pada pabrik sudah membuat pabrik besar.
Pabrik memecat beliau karna tekanan dari pensiunan tentara tadi.
Beliau dapat pesangon dari pesangon beliau, beliau menyewa tanah di desanya untuk bertani.

Beliau menanam padi dengan cara alami pada 1984.
Tapi saat itu orde baru sedang gencar gencarnya mengolakan swasembada beras sehingga aturan tanam padi pun semua harus menerima berdasarkan paket yang di minta orde baru.

Beliau tak mau, dia tetap gigih menanam padi dengan cara alami yang kata beliau tidak mencemari tanah maupun tidak berbahan kimia, beliau ingin melanjutkan warisan tanam leluhur beliau katanya.

Akhirnya beliau di datangi tentara kembali, padi beliau di cabuti dan beliau di penjara lagi di koramil selama 4 bulan dengan tuduhan melawan rejim suharto.
Tapi beliau tetap gigih menyuruh orang lain untuk menanam kembali tanaman padi tersebut.

Hingga pada suatu ketika beliau panen besar, beliau mengundang tentara tentara koramil tadi untuk syukuran acara makan makan di rumah beliau, dengan nasi hangat yang beraroma harum dan legit serta lauk pauk khas desa.

Tentara tersebut kemudian bertanya kepada beliau "Saya belum pernah makan seenak ini sebelumnya nasinya juga enak dan beda, ini beras apa?"
Di jawab lah oleh pak gatot "Beras itu saya namakan Raja Lele, itu dari benih padi yang bapak larang saya untuk menanam nya dan bapak cabuti kemarin".

Tentara tersebut sontak kaget dan berkata "Mbah saya minta maaf, saya ini cuman aparat saya menjalankan perintah, saya dapat laporan kalo saya tidak menjalankan perintah tersebut saya di pecat".
Mbah gatot menerima itu dan berkata pada tentara tersebut untuk tidak melarang kegiatannya lagi karna beliau akan mengajari itu ke semua petani di desanya.

Yaa kawan kawan. Bapak Gatot Surono adalah seseorang pahlawan pertanian yang mengharumkan nama indonesia dari karya benih beras raja lelenya yang di kenal dunia.
Beliau di cap kiri bertahun tahun dan mendapat perlakuan kurang mengenakan dari orde baru selama berpuluh puluh tahun karna di angap komunis.

Tapi itu tak menyurutkan niat beliau untuk mengabdi pada negara dengan penemuan dan inovasinya yang luar biasa di bidang pertanian.
Hinga nama beras RAJA LELE di kenal masyarakat dan jadi beras dengan kualitas ungul.
Namun sayang beliau telah meningal pada 19 agustus 2019.
Beberapa hari setelah kemerdekaan RI ke 74.
Beliau adalah pahlawan di bidang pangan. Sudah selayaknya pemerintah mengapresiasi karya beliau dengan penghargaan yang pantas pula.
Terimakasih mbah Gatot, Nama mu akan selalu hidup dalam benih benihmu, dan akan kami tuai ilmu ilmu mu bagi generasi mendatang.

Video lengkap interview beliau :
https://youtu.be/iTg9bGp53fo

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾